loading...
Showing posts with label Thaharah. Show all posts
Showing posts with label Thaharah. Show all posts

Cara Tayamum dan bacaannya

Admin 4:09:00 PM Add Comment

a. Syarat-syarat tayamum


1. Menggunakan debu yang suci, yang betum digunakan untuk bersuci, dan tidak bercampur dengan sesuatu.
2. Mengusap wajah dan kedua tangan.
3. Terlebih dahulu menghilangkan najis
4. Telah masuk waktu sholat
5. Tayamum hanya untuk sekali sholat fardhu

b. Fardhu Tayamum

1. Niat (untuk diblehkan mengerjakan sholat)
Lafal niat tayamum :

Cara Tayamum

Nawaitut tayammuma listibaahatish shalaati fardhol lilahi ta’alaa.
Artinya :
Sengaja aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan sholat fardhu karena Allah Ta’ala

2. Memindahkan debu dari tempatnya ke wajah dan tangan.
cara tayamum yang benar
Gambar 1.
Mula-mula meletakkan dua belah telapak tangan di atas debu untuk diusapkan ke muka.
3. Mengusap muka dengan debu dengan sekali usapan
cara tayamum yang benar
cara tayamum yang benar 1
Gambar 2 dan 3
Meletakkan kedua belah telapak tangan di atas debu yang kedua untuk diusapkan kedua tangan.

4. Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku dengan debu sekali usapan.
cara tayamum yang benar 2
Gambar 4
5. Tertib
Tertib yaitu berturut-turut diatara kedua usapan tersebut (wajah dahulu kemudian kedua tangan).

Keterangan:
Yang dimaksud mengusap bukan sebagaimana menggunakan air dalam berwudhlu, tetapi cukup meayapukan saja dan bukan mengoles-ales sehingga rata seperti menggunakan air.

c. Sunah Tayamum

1. Membaca basmalah (Bismillahirrahmanirrahiim)
2. Mendahulukan anggota yang kanan daripada yang kiri
3. Menipiskan debu
f. Batalnya Tayamum
1. Segala yang membatalkan wudhu.
2. Melihat air sebelum sholat, kecuali yang bertayamum karena sakit.
3. Murtad (keluar dari Islam).

d. Cara menggunakan tayamum

sekali bertayamum hanya dapat dipakai untuk satu sholat fardhu saja, meskipun belum batal. Adapun untuk dipakai sholat sunnah beberapa kali cukuplah dengan satu tayamum.
Bagi orang yang salah satu anggota wudhlu/tayamumnya terbebat (terbalut), maka cukup bebat itu saja diusap dengan air atau debu, kemudian mengerjakan sholat.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Menyapu Dua Muzah

Admin 2:07:00 PM Add Comment
Menyapu Dua Muzah
Menyapu dua muzah (mashul khuffain) termasuk juga salah satu keringanan Islam. Ia dibolehkan bagi orang yang menetap di kampung dan bagi yang dalam perjalanan (musafir).
Orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) yang kakinya me¬makai muzah, kalau hendak berwudhlu, maka ia boleh menyapu muzahnya itu dengan air, artinya tidak perlu melepas muzahnya.
"Menyapu Dua Muzah (mashul khuffain)"

Syarat-syarat menyapu dua muzah
Syarat-syarat menyapu dua muzah ada empat hal :
1) Bahwa muzah itu dipakai sesudah sempurna dicuci bersih.
2) Muzah itu menutup dua mata kaki yang wajib dibasuh, yaitu me¬nutupi tumit dan dua mata kaki.
3) Muzah itu dapat dibawa berjalan lama.
4) Dua muzah itu tidak terkena najis atau kotoran.
Menyapu dua muzah hanya baleh untuk berwudhu, tetapi tidak boleh untuk mandi, atau untuk menghilangkan najis. Menyapu dua muzah tidak boleh bila salah satu syarat tidak cukup. Misalnya salah satu dua muzah itu robek, atau salah salah satu kakinya tidak dapat menggunakan muzah karena luka.
Keringanan ini diberikan bagi musafr selama tiga hari tiga malam sedang yang bermukim ia boleh menyapu muzahnya hanya untuk sehari semalam.

Keterangan :
Muzah adalah semacam kaus kaki yang terbuat dari kulit. Banyak dipakai oleh bangsa-bangsa Arab dan tidak terdapat di Indonesia


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Tentang Tayamum

Admin 2:06:00 PM Add Comment
Tayamum
a) Arti Tayamum
Tayamum ialah mengusap muka dan kedua belah tangan de¬ngan debu yang suci. Pada suatu ketika tayamum itu dapat menggantikan wudhlu dan mandi dengan syarat-syarat tertentu.
b. Sebab-sebab tayamum
Penyebab diperbalehkannya tayamum adalah:
1. Karena tidak adanya air yang memenuhi syarat kesucian dan telah berusaha mencarinya, tetapi tidak mendapatkan.
2. Berhalangan menggunakan air.
Misalnya karena sakii yang apabila menggunakan air akan ber¬tambah sakitnya.
3. Adanya air diperlukan untuk yang lebih penting.

cara bertayamum


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Larangan bagi orang yang sedang junub

Admin 2:05:00 PM Add Comment
"Larangan bagi orang yang sedang junub"
Bagi mereka yang sedang berjunub, yakni mereka yang masih berhadats besar tidak boleh melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Melaksanakan sholat.
2. Melakukan thawaf di Baitullah.
3. Memegang kitab suci Al-Qur'an.
4. Membawa / mengangkat kitab Al-Qur'an.
5. Membaca kitab suci Al-Qur’an.
6. Berdiam diri di masjid.
Larangan bagi orang yang sedang junub


"Larangan bagi yang sedang haidh"

Mereka yang sedang haidh selain dilarang melakukan larangan-larangan sebagaimana orang yang junub, juga dilarang:
1. Bersenang-senang dengan apa yang ada di antara pusat dan lutut.
2. $erpuasa, baik puasa fardhu maupun puasa sunah.
3. Dithalaq (dicerai).
4.. Lewat di dalam maasjid apabila dikhawatirkan akan mengotori¬nya, jika tidak maka diperbolehkan.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

cara mandi wajib dan niat | fardhu mandi dan sunnah mandi

Admin 2:04:00 PM Add Comment
a. Fardhu Mandi
1) Niat
Bersamaan dengan mula-mula menyiram tubuh.
Lafal niat mandi :
Nawaitul-ghusla liraf’il-hadatsil akbari fardhol lillaahi ta’alaa.
Artinya :
Sengaja aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Ta’ala

2) Menyiram seluruh badan dengan air, yakni meratakan air ke seluruh tubuh
3) Menghilangkan najis

cara mandi wajib
b. Sunah mandi
1 . Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seiuruh badan.
2. Mendahulukan mengambil air wudhu, yakni sebelum mandi disunahkan berwudhu lebih dahulu.
3. Berdiri.
4. Menghadap kiblat; sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan daripada kiri.
5. Membaca "Bismillahirrahmanirrahim" pada permulaan
6. Menggosok seluruh badan dengan teliti (lipatan-lipatan kulit) sampai tiga kali.
7. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudhlu.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang
loading...